Jumat, 01 Maret 2013

Mempercepat Buffering Video Tanpa Software

Hemm. Jalan jalan ke Taman Kota (Ngapain?) hhe nyari wifi ^_^. Asiknya berWiFi ria, trus terjun deh ke youtube (Nyari apa di youtube?) nyari video Harlem Shake. Wkwk.
Ok video uda nemu, nonton deh. Tapi ada sedikit gangguan yang mungkin sungguh & sangat menyebalkan. Apa itu? yaitu Buffer videonya lamaaaaaa.

Ya maklum lah Wifi umum banyak yang make, jadi Bandwithnya banyak kebaginya. Tapi tunggu dulu, jangan putus asa. ada cara untuk mempercepat buffer video. Bkan dalam artian pake NetCut ya, tapi ini menggunakan sedikit tweak untuk system. Bagaimana caranya? Ok simak yang satu ini!

Langsung aja ya
  • Buka RUN dan ketik "system.ini"
  • Kemudian akan muncul Notepad yang ada tulisan begini :
 ; for 16-bit app support[drivers]
wave=mmdrv.dll
timer=timer.drv
[mci]
[driver32]
[386enh]
woafont=dosapp.FONEGA80WOA.FON=EGA80WOA.FON
EGA40WOA.FON=EGA40WOA.FON
CGA80WOA.FON=CGA80WOA.FON
CGA40WOA.FON=CGA40WOA.FON 

  • Sekarang copy teks dibawah ini dan paste dibawah teks yang tadi :
page buffer=1000000Tbps
load=1000000Tbps
download=1000000Tbps
save=1000000Tbps
back=1000000Tbps
search=1000000Tbps
sound=1000000Tbps
webcam=1000000Tbps
voice=1000000Tbps
faxmodemfast=1000000Tbps
update=1000000Tbps
  •  Jadi seperti begini :
; for 16-bit app support
[drivers]
wave=mmdrv.dll
timer=timer.drv
[mci]
[driver32]
[386enh]
woafont=dosapp.FON
EGA80WOA.FON=EGA80WOA.FON
EGA40WOA.FON=EGA40WOA.FON
CGA80WOA.FON=CGA80WOA.FON
CGA40WOA.FON=CGA40WOA.FON

page buffer=1000000Tbps
load=1000000Tbps
download=1000000Tbps
save=1000000Tbps
back=1000000Tbps
search=1000000Tbps
sound=1000000Tbps
webcam=1000000Tbps
voice=1000000Tbps
faxmodemfast=1000000Tbps
update=1000000Tbps
  •  Trus Save, & restart komputer/laptopnya
Sekian tipsnya, semoga bermanfaat ^_^

Mengatasi Flash Disk Yang Tidak Terbaca

Flashdisk yang tidak terbaca saat kita masukkan ke port di komputer merupakan masalah klasik. Bukan sesuatu hal yang baru. Tak jarang, sewaktu kita sudah membawa flashdisk ke warnet untuk mengeprint data yang ada didalamnya, tetapi flashdisk tidak dapat dibaca.
Tentu itu sangat mengesalkan. Apalagi, saat akan melakukan presentasi dari file yang ada didalam flashdisk, dan ternyata flashdisk tidak terbaca. Bukan hanya kesal, tetapi juga bercampur panik karena situasi yang mendesak nan gawat.

Flashdisk yang tidak terbaca biasanya ditandai dengan tidak munculnya warning “removable hardware” di taskbar (sebelah kanan bawah) tampilan monitor anda. Atau dengan kata lain pada system tray.  Kadang ada pula yang ikonnya telah muncul, tetapi ketika diklik muncul jendela baru yang memberikan pesan error, dan sebagainya.

Jika flashdisk tidak terbaca tidak akan muncul drive USB (Universal Serial Bus) baru dibawah drive my computer ketika kita membuka windows explorer. Biasanya, masalah mengenai tidak terbacanya flashdisk ini dijumpai pada PC yang memiliki daya sistem yang tinggi (salah satunya RAM) sehingga menganggu proses pembacaan eksistensi perangkat yang baru.

Berikut adalah masalah-masalah yang ditemukan dalam pendeteksian dan pembacaan flashdisk, tetapi pastikan terlebih dahulu yang rusak bukanlah flashdisk itu sendiri, melainkan drive USB yang terdapat dalam suatu PC. Masalah yang paling lazim terjadi adalah konflik sistem pada hardware, konflik pada hardware tersebut menimbulkan kerusakan dalam proses pembacaan flashdisk. Pada kasus ini, flashdisk terdeteksi oleh PC tetapi tidak bisa dibaca. Cara untuk mengatasinya :
  • Colokkan flashdisk pada port USB
  • Trus Restart komputer
  • (Jika masih tetap tidak terbaca) uninstall USB drive
Cara Uninstal USB Drive:
1. Buka Control Panel
2. Klik System

3. Jendela System akan muncul, klik Device Manager
4. Jendela Device manager akan muncul, carilah tulisan “Universal Serial Bus Controller”

5. Jika anda melihat hardware berwarna kuning, klik hardware tersebut (kebetulan pada gambar tidak ada hardware yang bermasalah)
6. Klik “uninstall”

7. Lalu restart komputernya

Biasanya setelah cara diatas dilakukan, flashdisk anda dapat dibaca kembali. Dan apabila setelah cara diatas telah dilakukan namun tidak menunjukkan hasil apapun, kemungkinan besar itu adalah kerusakan hardware. Kerusakan hardware dapat ditimbulkan oleh banyak sebab, tapi faktor utama yang menyebabkan kerusakan hardware adalah mencabut flashdisk secara langsung dari komputer. Banyak orang yang ingin cepat dan praktis menyepelekan Safety Remove USB dan melakukan hal (mencabut flashdisk secara langsung, tanpa konfirmasi dari PC) tersebut, padahal Safety Remove USB adalah sesuatu hal yang penting untuk mencegah kerusakan hardware.

Jenis kerusakan lain adalah, saat flashdisk diklik akan muncul sebuah jendela baru yang meminta kita untuk mem-format flashdisk tersebut. Satu-satu jalan untuk tetap memakai flashdisk tersebut adalah mem-format flashdisk tersebut, walaupun harus mengorbankan data yang ada didalamnya.

-Sekian-

Membagi Partisi Pada Windows Tanpa Software Lain

Biasanya bila anda membeli komputer baru dengan OS Windows 8, 7, Vista maupun XP, maka anda akan melihat hanya sebuah partisi saja yang ada yaitu C. Resiko memiliki hanya satu partisi, data dokumen dan sistem anda berada di dalam sebuah partisi, dan bila suatu saat system terpaksa harus diinstall ulang (hardisk harus di format) maka seluruh data dokumen anda juga akan hilang.
Bila anda menggunakan 2 atau lebih partisi, anda dapat menyimpan dokumen di partisi lain yang bukan partisi sistem, dengan demikian bila anda harus menginstall ulang sistem data dan dokumen anda tidak ikut hilang.
Anda dapat membagi partisi pada windows (Saat ini saya menggunakan Windows 8) tanpa menggunakan software lainnya, caranya seperti berikut :
  • Pada Desktop, klik kanan icon My Computer lalu klik Manage. maka akan muncul jendela baru seperti di bawah ini 
  • Klik Pada Disk Management, maka akan muncul Partisi Hardisk yang ada pada komputer anda. Klik kanan Pada Disk yang ingin anda Partisi, lalu klik Shrink Volume. Maka akan mucul jendela baru
  • Sekarang masukkan ukuran hardisk dari partisi sistem windows yang Anda inginkan, contohnya bila anda memiliki kapasitas hardisk 80 Gb, dan anda ingin partisi ke 2 sebesar 40 Gb, maka anda ketik pada kotak "Enter the amount of space to shrink in Mb  sebesar 40000
  • Setelah proses pembagian partisi selesai maka akan tampak pada jendela partisi C berkurang sebesar 40 Gb, lalu klik kanan partisi yang baru dibuat, lalu klik pilihan New Simple Volume
  • Akan tampil jendela baru, centrang pilihan "Format this volume with following setting". Pilih File Sytem ke NTFS dan Alocation unit size ke Default, sementara untuk volume label namanya terserah  Anda. Centrang kotak pilihan Perform a quick format, lanjutkan dengan mengklik tombol Next
  • System windows akan melakukan proses pembuatan partisi dan memformat partisi tersebut, bila telah selesai, maka anda akan memiliki sebuah partisi baru
Bila kapasitas hardisk anda besar, anda dapat membuat lebih dari dua partisi dengan cara yang sama seperti diatas.
Sekian, semoga bermanfaat ^_^

Kamis, 28 Februari 2013

Format Email Bebas Virus


E-mail adalah awal kehadiran Anda di dunia maya. Dengan e-mail Anda bisa mendaftar dan bergabung kemana saja. Bisa bergabung di facebook, twitter, blog, dan lain-lain. Adanya e-mail membuat Anda memiliki alamat resmi di dunia maya. Semua surat akan ditujukan ke alamat e-mail Anda itu. Anda pun akan mudah dihubungi melalui alamat e-mail Anda itu.

Dalam dunia maya Anda bisa membuat e-mail sebanyak mungkin. Tapi untuk apa? Cukup satu atau dua saja. Misalnya Anda punya email di  yahoo.com dan gmail.com. Dengan dua e-mail itu Anda sudah bisa dihubungi oleh orang-orang dari seluruh dunia. Akan ada saja orang yang tak Anda kenal mengirimkan iklan kepada Anda.
contoh e-mail beriklan
Sebenarnya sih kalau Anda cukup sibuk, e-mail di internet cukup satu saja. Dari e-mail itu Anda bisa menjelajah kemana saja. Bergabung ke milis, bergabung ke situs jejaring sosial, berbelanja, dan lain-lain di dunia maya. Dari e-mail yang Anda buat itulah Anda mulai berpetualang di dunia maya. Sebuah dunia yang tak pernah tidur. Online terus selama 24 jam nonstop.

Adanya e-mail, orang lain dengan mudah dapat menghubungi Anda di dunia maya. Anda dapat membukanya di mana saja dan kapan saja, asalkan terkoneksi dengan internet. E-mail adalah sarana kirim mengirim surat elektronik melalui jalur internet. E-Mail merupakan salah satu proses pengiriman surat melalui internet dengan menggunakan waktu yang sangat singkat dan cepat (+- 1 Menit).

Namun e-mail rentan terhadap adanya aksi penyebaran virus yang dilakukan oleh orang/pihak tertentu dengan tujuan khusus. Salah satu cara penyebaran virus yang efektif memang adalah melalui e-mail. Si pembuat virus cukup melepas e-mail yang berisi virus ke beberapa e-mail target dan e-mail virus akan menyebar secara otomatis ke seluruh alamat e-mail yang terdapat address book target. E-mail bervirus ini nantinya akan terus menyebar dari satu alamat e-mail ke puluhan atau ratusan alamat e-mail lain.

E-mail - e-mail bervirus semacam itu biasanya menyertakan file attachment yang akan menjangkiti komputer apabila si pemilik e-mail membuka file yang disertakan. Untuk itu pengguna dapat memblokir seluruh attachment e-mail yang berpotensi mengandung virus. Teknik perusakan PC(komputer) tidak hanya melalui file attachment saja. Cara lain yang bisa digunakan adalah dengan memanfaatkan kemampuan pengiriman e-mail dalam format HTML.

Dengan format ini, e-mail yang dibuka akan secantik halaman web karena pengirim e-mail dapat menyertakan gambar, suara,script dan sejenisnya ke dalam badan e-mail. Kemampuan inilah yang sering dimanfaatkan penyebar virus dengan menambahkan script-script nakal yang bisa mengeksploitasi komputer di dalam e-mail yang dikirim.
contoh e-mail HTML dengan gambar
Dengan teknik perusakan ini, pemblokiran attachment tidak akan menolong. Satu-satunya cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memblokir e-mail berformat HTML dan mengkonversinya menjadi plain text. Caranya adalah begini ya :
  • Jalankan Windows Mail melalui Start > All Programs > Windows Mail.
  • Klik menu Tools > Options
  • Pada jendela Option yang muncul, klik tab Read
  • Beri tanda centang pada checkbox Read all messages in plain text
  • Klik OK untuk menutup jendela Options
Nah setelah itu anda tidak akan menerima lagi e-mail dalam format HTML. Semua pesan akan dikonversi secara otomatis melalui text murni (Plain text). Dengan merubah format menjadi text, maka tidak akan ada lagi script-script tak diundang yang kadang membawa virus.

Sekian ya, capek ngetik.
TERIMA KASIH ^_^

Mengukur "REAL SPEED" Yang Dimiliki Modem Kita


Mengukur kecepatan transaksi data network dari komputer sebenarnya ga perlu susah-susah karena Windows telah menyediakan fasilitas ini. Task Managerlah yang sebenarnya kita butuhkan, bukan situs flash kayak speedtest, dll. Jika penasaran, cobalah connect ke network baik pake dial-up, broadband, maupun LAN.
Terus caranya gimana?
Caranya itu begini yaa :
Buka task manager dan arahkan ke tab Networking. Secara default networking memang hanya berisi connection name, network utilization, network speed, & status. mungkin kita heran "apa bisa mengukur kecepatan yang bener-bener akurat disini?". Ya, dengan sedikit pengaturan kita bisa melihat langsung apa yang sedang dilakukan modem & komputer kita.

grafik akan menunjukkan history transaksi data dengan jaringan luar komputer kita. cobalah atur (Contoh) view adapter history. ada 3 option : red, yellow & green = data yang di sent modem. Yellow = data yang di receice modem. Green = red + yellow. selanjutnya pembacaan tabel dibawah grafik itu. Cobalah atur (Contoh), View - select column. pilih hanya centang link speed, byte send per interval & byte receive per interval. Update speed tetapkan pada default karena itu adalah per detik updatenya (kecepatan byte per detik). Kalau sudah selesai, coba kita hitung berapa kecepatan real yang dimiliki modem kita. Lihat grafik menunjukkan berapa persen. Liat link speednya berapa. Persen dari grafik dikalikan link speed, itulah yang kita kenal dengan Real Speed Modem. Mau tau dengan keceptan Send & Receive dalam KB/s? Tinggal baca aja kolom byte per interval & byte receive per interval saja.

Untuk mengetahui tab networking di task manager, coba pelajari kolom-kolom yang ada di task manager. Aktifkan semuanya. untuk mengetahui kecepatan gabungan dari upload & download dalam bentuk grafik, aktifkan grafik yang greeen.

Akhir kata, berapakan real speed koneksi kita untuk upload & download? coba liat ke Task Manager. Itulah real speednya. "TRUST ME!!".

Jadi.. "Apa ayo??"
Jadi itulah caranya untuk mengukur REAL SPEED MODEM yang kita miliki.

SEKIAN ^_^

Sumber : Majalah Laptop 1 "dengan beberapa perubahan"

Rabu, 27 Februari 2013

Bolehkah Dalam 1 OS Terinstall Banyak Antivirus?

Jika kita sebagai user yang berkedudukan sebagai "orang lumayan penting", yaitu orang yang selalu dihubungi orang lain karena banyak hal yang berasal dari kita, terutama karena kita memiliki sebuah/banyak file-file penting. Misalnya sebagai pegawai kantoran (bukan anggota Dewan ya!) atau sebaai pelajar/mahasiswa yang memiliki file-file yang sangat berguna untuk kelancaran tugas pelajaran/kuliah. Maka dari itu, penjagaan dan pemeliharaan file dari kerusakan dan kehilangan patut diupayakan sebaik mungkin. Jangan sampai kita uring-uringan gara-gara file yang seharusnya segera diprint atau diserahkan kepada bos/guru/dosen/pimpinan hilang terhapus atau rusak gara-gara "KUTUKAN HACKER" melalui virus-virusnya. hehe :D

Selain sering absen/hadir internetan dalam rangka mengupdate Antivirus, kita juga harus selalu mengawasi kondisi kesehatan sistem komputer kita. Jangan sampai ada file milik kita rusak gara-gara "kutukan hacker <virus>" oleh Antivirus kita yang sebenarnya sudah lama bercokol di hardisk komputer kita. Seperti yang terjadi pada Antivirus Avira (terutama Avira yang sudah kadaluarsa alias jarang diupdate)

Sering banget terjadi untuk virus tertentu tidak dideteksi oleh antivirus kebanggaan kita. tetapi begitu flashdisk kita dicolokan ke komputer orang lain dikabarkan mengandung virus. Biasanya kalo terjadi begini "saya" agak malu donk "loh? kok gitu?" lalu menganggap bahwa Antivirus kita tidak sebagus Antivirus milik teman. 
Jika kita "masih sayang" untuk membuang Antivirus yang sudah lama menjadi kepercayaan kita meskipun ternyata tidak "semantep" Antivirus milik teman kita, maka tidak ada salahnya kita mengoleksi saja itu Antivirus di hardisk. Yang penting pada saat itu dia aktif tidah crash/bentrok dengan aktivitas Antivirus lainnya yang menyebabkan hanging "selamanya" (sbelum ditekan tombol powernya biardipaksa mati, hahaha :D) atau Antivirus kita dianggapnya sebagai "Intruder/Penyusup" atau malware atau apa aja pokoknya yang dianggap bersifat virus, yang selanjutnya dibunuh/dikarantina/diremove oleh Antivirus yang lebih kuat.

Agar kita bisa mengoleksi banyak Antivirus dengan aman, maka salah satu caranya adalah dengan cara kita aktifkan saja 1-2 Antivirus sejak dari Start-Up (sejak komputer dihidupkan), jika kita menggunakan flashdisk (terutama flashdisk orang lain) ternyata oleh Antivirus yang aktif itu dinyatakan bersih dan kita masih tidak percaya/sangat hati-hati, barulah Antivirus yang dinonaktifkan itu kita aktifkan untuk men-scan flashdisk tadi. Tapi sebelumnya kita harus menonaktifkan Antivirus yang sedang aktif. Dengan demikian otomatis RAM kita tidak terlalu boros digunakan oleh Antivirus yang belum tentu mendeteksi virus.

"Jadi gimana? boleh ga pakai 2 antivirus?"
Ya boleh-boleh saja itu hak kalian :D. hhehe
Yang penting pandai-pandailah mengelolanya. ^_^

Oya, mungkin ada user yang sangat fanatik dengan "komputer cuma perlu 1 Antivirus". saran saya jika ingin Antivirus sematawayang anda tidak menjadi "senjata makan tuan" alias Antivirus terinveksi virus. Pilihlah antivirus yang terdapat "Self Defense".
karena dengan adanya fitur Self Defense tersebut, antivirus yang bertugas untuk melindungi komputer juga mampu memproteksi dirinya dari serangan virus. :D

Ya itu aja ya. . ^_^